badge Bocah Renyah: Liburan Murah Meriah : Jalan-jalan ke Penerbit

Sunday, April 3, 2016

Liburan Murah Meriah : Jalan-jalan ke Penerbit



Elah yang bener dong, masak liburan kok jalan-jalan ke penerbit?

Betapa beruntungnya Kakak dan Adek memiliki seorang Ibu yang jarang ngejak liburan ;)  Iya loh bener, saat ibu-ibu yang lain di saat week end bisa bersama-sama dengan para ayah mengajak anak-anaknya liburan kemana-mana, nih Ibu yang satu ini teteeeeppp aja masih ngendon di tempat gaweyan nggak tau ngapain :)

Resiko kerjaan juga ya Nak kalau akhirnya Ibu jadi jarang ngajak kalian dolan-dolan. Maklum kan yaaaaa... *pake pandangan mengancam


Itulah kenapa seringnya liburan versi Ibu mungkin berbeda jauh dengan orang lain. Ibu bisa saja mengagendakan liburan di saat orang-orang lain tak libur.

Loh, gimana ceritanya itu liburan kok nggak pas hari libur?

Setelah penat 6 hari bekerja, Ibu tuh asli males banget kalau harus uyel-uyelan pergi ke tempat keramaian yang mengharuskan Ibu untuk berdesak-desakan. Nggak ada nikmat-nikmatnya, Nak. Asli. Sesekali mungkin ga pa-pa sih ya, asalkan Kakak dan Adek senang Ibu sih rela-rela saja. Namun sebenarnya Ibu jauh lebih senang bepergian menyegarkan diri ke tempat-tempat yang tidak ramai.

Ibu pernah nulis loh liburan di postingan ini :  Liburan Murah Meriah

Pernah malah dulu Ibu ngajak Kakak untuk bolos sekolah gara-gara Ibu pengin liburan di hari kerja. Hahahaha... prestasi banget kita ya Kak waktu itu. Kebetulan lagi tak banyak pekerjaan yang harus Ibu selesaikan di kantor, jadi Ibu bisa minta ijin untuk tidak masuk. Itu loh Kak, Ibu kan diajak teman-teman Ibu dari komunitas Ibu-ibu Doyan Nulis (IIDN) Semarang untuk berkunjung ke salah satu penerbit besar yang ada di Solo.

"Iya, Bu, asyiiikk... aku mau ikut."

Toss dulu dong Kak, kita memang soulmate dalam hal bolos-membolos :)  Bagi karyawan 'teladan' seperti Ibu yang hampir nggak pernah mengambil cuti, memutuskan untuk berlibur di hari kerja itu sungguh keren. Yang penting urusan kantor sudah Ibu bereskan semua sebelum minta ijin untuk tidak masuk kerja. Jadi kan habis itu bisa liburan dengan tenang. Liburan yang memang diambil khusus seperti ini jelas berbeda dengan kebanyakan orang yang mengandalkan liburan di week end. Gimana lagi ya Kak, Ibu hampir tak punya waktu bersantai bahkan di week end sekalipun.



Sip. Jadilah Ibu dan Kakak ikutan piknik ke Penerbit Tiga Serangkai barengan keluarga besar IIDN Semarang. Hanya berbekal ongkos bis yang ditanggung barengan plus cost konsumsi yang murah meriah namun sehat, Ibu dan Kakak bisa happy mengikuti acara ini. Selain hati senang karena bisa jalan-jalan, banyak sekali ilmu yang didapat saat menikmati liburan ini. Berbagai seluk-beluk penerbitan dan cerita seputar dunia kepenulisan bisa didapat sekaligus. Amat bermanfaat bagi Kakak yang selain hobi baca juga gemar menulis cerita.

Kebetulan waktu itu ada calon buku karya Ibu plus Tante Aan dan Tante Wuri yang siap diterbitkan oleh Tiga Serangkai. Ibu seneng banget deh waktu melihat calon cover bukunya yang ditunjukkan oleh pihak penerbit.

Anakku Tiket Surgaku masih bisa dipesan loh via penulisnya *numpang ngiklan :)


Beneran suprised waktu itu karena tidak tau bakalan ditunjukin cover buku yang unyu-unyu itu. Seneeeenggg banget deh. Buat om-om dan tante-tante blogger yang baca postingan ini, ada pengalaman Ibu saat mendidik Kakak beribadah loh di buku ini. Apalagi yang penasaran bagaimana  menghadapi putra-putrinya yang masih perlu bimbingan khusus untuk puasa. Sebentar lagi Ramadhan kan... hayuuukk bisa pesan buku ini loh via Ibu *terakhirnya modus banget ;)


Kunjungan sehari ke penerbit itu memang melelahkan, namun bagi Kakak dan Ibu menjadi hari yang tak dapat dilupakan. Kakak punya pengalaman baru melihat secara langsung bagaimana kantor penerbitan sekaligus percetakan, melihat proses produksinya, dan juga mendapatkan wacana baru seputar dunia penerbit dan kepenulisan.

"Aku pengin jadi penulis, Bu."

Inshaa Allah, Nak, asalkan daya upayamu telah kaukerahkan, suatu saat nanti berbagai buku solo bisa kaulahirkan dari pemikiran dan imajinasimu yang luar biasa itu. Dan sepertinya kita perlu banyak-banyak berlibur lagi ya agar makin kaya bahan tulisanmu nanti.

10 comments:

  1. Wah anti mainstream liburannya,yang lain pada pamer foto2 ke tempat wisata, ini ke penerbitan

    Kereeen :D

    ReplyDelete
  2. Insya Allah, kakak akan bs meraih cita sbg penulis, seperti ibu. Salam sukses buat Kak Vi & ibu :)

    ReplyDelete
  3. duhhh mbak, asli ngiri lihat anaknya sdh fixed suka dan pengen jadi penulis.

    Semoga bisa terwujud cita-citanya Kak Vi utk jadi penulis yg produktif dan inspiratif ya Mbak

    ReplyDelete
  4. Haii cantikkk, kita belum pernah ketemu yaaa.. ditunggu liburan produktif ke jogja ya mbaknik..

    ReplyDelete
  5. Kereen mba, sejak awal anak sudah diajak ke tampat-tempat untuk asah akal dan asah hati.
    Saluut

    ReplyDelete
  6. Asyiknya...

    jadi ngebayangin aku gitu sama Hasna *halah hasna masih batita ini :P

    ReplyDelete
  7. liburan yang anti biasa 9kata pak Mars) :D

    suka deh cara liburannya, jadi kapan liburan ke bandung mbaa?

    ReplyDelete
  8. akkk kangen kak vivii, kapan yaa main lagi dengan dik nai, kak?

    ReplyDelete
  9. liburan + pendidikan mental yang keren. btw apakah ada akses tertentu buat main ke penerbit besar?

    ReplyDelete
  10. HEheh mantap banget kalo bsia jalan jalan bareng keluarga

    ReplyDelete