Showing posts with label Tentang Si Sulung. Show all posts
Showing posts with label Tentang Si Sulung. Show all posts

Sunday, January 1, 2023

Nilai Kuliah Semester Satu

 
nilai kuliah semester satu

Setelah melalui deg-degannya memantau anak-anak menjalani PAS/UAS, gimana nilai yang didapatkan, Mom? Hasil yang didapatkan memang bukan segalanya, namun paling tidak bisa menjadi acuan orangtua tentang apa saja yang masih perlu ditingkatkan dalam pembelajaran anak. 

Cerita tentang PAS ini pernah Ibu tulis di sini nih : Persiapan Menjelang Penilaian Akhir Semester. Boleh untuk bahan bacaan mama lainnya yaaa...

Thursday, March 10, 2022

Serum Pencerah Wajah, Skincare Wajib Gadis Remaja


serum pencerah wajah


Ibuuuu… ada jerawat gimana nih?

Ibuuu… kok kelihatan kusam gini sih wajahku?

Helooo ibu-ibu di seluruh penjuru bumi, yang punya anak ciwi terutama yang sudah beranjak remaja, pernah mendengar keluhan seperti ini kah? Rata-rata mengalami yaa..

Thursday, July 1, 2021

Persiapan Jelang Kuliah


persiapan anak masuk kuliah


"Bu, ntar lulus SMK ini aku langsung kuliah ya?"

"Iya dong, Kak. Memangnya kenapa?"

"Ya gapapa sih Bu. Kirain aku libur dulu setahun. Biayanya ntar biar buat Adek masuk pondok dulu."

Wednesday, July 8, 2020

Pengalaman Pertama Pergi Sendiri Tanpa Orangtua


Ibu sering mendapat pertanyaan, kok tega amat melepas anak sekolah di luar kota ketika usianya masih awal masa remaja?

Memang tidak semua orang bersedia mengalami apa yang Ibu jalani saat ini. Tapi bukan berarti apa yang menjadi keputusan tersebut lalu salah di mata keluarga lain kan? 

Mengirim anak untuk bersekolah sekaligus menjadi santri di pondok pesantren sudah banyak dilakukan oleh para orangtua. Tentu dengan alasan mendasar yang hanya si orangtua dan anak yang tahu bagaimana kesepakatan itu diputuskan.

pengalaman pertama traveling

Kalau anaknya tidak terbiasa jauh dari orangtua gimana?

Friday, May 29, 2020

Self Healing a la Anak Pondok


Saat anak tinggal berjauhan dari orangtua, rasanya selalu kepikiran dia di sana bahagia atau tidak. Ketika di rumah setiap kali sedih bisa sambat ya ke ayah atau ibu, nah bagaimana kejadiannya kalau si anak jauh dari rumah?


Bukan hanya orang dewasa saja kan yang punya kebutuhan untuk menyembuhkan luka dari berbagai kejadian tidak menyenangkan yang dialaminya. Anak-anak dan remaja pun tak lepas dari aneka kejadian yang membuatnya sedih. 

Friday, May 1, 2020

Bantu Anak untuk Hadapi Perundungan


Tau nggak Nak dulu Ibu pernah baper loh ketika kalian dikomentari orang dengan kata-kata yang merendahkan?


Meski selalu berusaha nyantai dan tidak terpengaruh kata-kata orang lain, pada suatu waktu dulu Ibu pernah loh sakit hati ketika ada teman Ibu yang melihat wajah si Kakak tanpa kedip dan kemudian tanpa berusaha untuk melembutkan kata-kata dia bertanya : "Anakmu sumbing ya?"

Friday, January 26, 2018

Mengharu Biru di Penghujung 2017




Duh Nak, nggak tau kenapa ya, kok di penghujung 2017 ini Ibu merasa pilu dan sendu?

Padahal semestinya Ibu harus bergembira ya. Akhir tahun berarti ada libur semesteran, itu artinya Kakak akan pulang ke rumah. Lumayan lah, 12 hari di rumah setelah sekian purnama Kakak tidak mengecap nikmatnya mandi tanpa antri 😉

Ya yaaa... untuk pembaca blog ini yang belum paham kenapa Ibu bilang nikmatnya mandi tanpa antri, sini Ibu bagi sedikit informasi kalau Kakak (sebutan untuk anak sulung) sudah satu setengah tahun ini sekolah di luar kota. Kakak sekolah sekaligus mondok di kota lain. Makanya, Ibu seneeeengggg buanget tiap kali Kakak pulang, yah meskipun tiap kali ketemu yang ujung-ujungnya berantem lah. Berantem tanda sayang kan, ye kan ye kaaaannn...

Lalu, kenapa kok justru ibu dilanda rasa sendu seperti itu?

Monday, July 31, 2017

Buku Favorit yang Menginspirasi



Aku pengin bisa nulis seperti kakak-kakak penulis KKPK itu, Bu.

Masih teringat sekali ucapan Kakak saat dia masih usia belia dulu. Jaman masih usia sekitar tujuh tahunan. Putri sulungku ini memang gemar membaca sejak kecil. Untung saja Kakak hanya gemar bebelian buku, tidak disertai dengan hobi koleksi barang-barang lain. Itu saja Ibu sudah lumayan pening untuk menuruti hasrat belanja bukunya hehehee...

Saturday, July 15, 2017

Teman Traveling Paling Asyik




Bu, besok kalau sudah besar aku kuliah di Paris, Ibu bakalan kuajak jalan-jalan ke Menara Eiffel.

Sunday, July 2, 2017

Persahabatan a la Bocah Pondok



Kezzzeeelll.... banget deh Bu, masak temenku yang satu itu suka begini begitu begono.... *aura nggosip merebak dengan sempurna.

Iyes, kalau sudah ngumpul sama anak wedok, adaaaa aja yang bisa jadi bahan cerita. Tanpa bermaksud membocorkan curcolan si Kakak, kali ini Ibu pengin sekali nulis tentang perjalanan Kakak menemukan sahabat di pondok pesantren.

Udah baca cerita istimewa Kakak di pondok yang lain? Kalau belum boleh loh baca yang ini dulu : Tak Sabar Menunggumu Pulang, Nduk.

Friday, June 9, 2017

Tak Sabar Menunggumu Pulang, Nduk



Saat melihat foto di atas itu, Ibu masih ingat banget lho Kak waktu kita seseruan berdua nyepa-nyepa cantik. Hahahaaa udah gaya aja ya pergi ke spa. Pilah-pilih aroma scrub yang nanti mau diaplikasikan ke tubuh. Ngobrol-ngobrol gak jelas saat kita masuk ke ruang treatment bersebelahan. Asyik deehh pokoknya... Udah siap masuk ke dunia remaja gahol yang perlu banget ngerawat tubuh ya, Nduk? 😉

Sudah setahun ini Ibu tak bisa setiap saat mengobrol seru denganmu lagi. Bisa seminggu sekali menelponmu aja rasanya udah huaaaahhh.... bahagiaaaa..

Tuesday, December 20, 2016

Ada Rindu di Setiap Paketan



Tiap kali melewati pintu kamar berwarna putih yang ada tempelan gambar Princess-nya itu, entah kenapa hati Ibu selalu terasa beda. Berbeda dibanding waktu-waktu lainnya yang harus selalu dihadapi. Saat-saat dimana Ibu selalu berpacu dengan waktu, secepat mungkin menyelesaikan pekerjaan di kantor, namun kemudian tersadar.... tak ada lagi Si Ceriwis yang menyambut Ibu dengan rentetan kata-katanya yang renyah. Kumpulan kata-kata 'cadas' yang selalu terucap manakala Ibu minta kamar segera dibereskan.

Ya, jujur saja Ibu memang selalu kangen padamu, Nak. Anak wedok tersayang yang kini sedang menuntut ilmu di luar kota. Di usiamu yang kedua belas, kau harus belajar mandiri demi mereguk ilmu lain yang tak bakalan kau peroleh di sekolah biasa, sayangku.

Sunday, April 3, 2016

Liburan Murah Meriah : Jalan-jalan ke Penerbit



Elah yang bener dong, masak liburan kok jalan-jalan ke penerbit?

Betapa beruntungnya Kakak dan Adek memiliki seorang Ibu yang jarang ngejak liburan ;)  Iya loh bener, saat ibu-ibu yang lain di saat week end bisa bersama-sama dengan para ayah mengajak anak-anaknya liburan kemana-mana, nih Ibu yang satu ini teteeeeppp aja masih ngendon di tempat gaweyan nggak tau ngapain :)

Resiko kerjaan juga ya Nak kalau akhirnya Ibu jadi jarang ngajak kalian dolan-dolan. Maklum kan yaaaaa... *pake pandangan mengancam

Thursday, March 31, 2016

Kisah Masa Kecil yang Berulang



Setiap kali memandang si sulung yang entah sedang bermain dengan temannya ataupun sedang sendirian, tetap saja rasa takjub ini tak bisa hilang. Serasa belum lama Ibu menggendong dan meninabobokannya, namun kini Kakak telah menjelma menjadi seorang gadis cilik yang tubuhnya sudah hampir sama tingginya dengan Ibu.

Wednesday, December 9, 2015

Harbolnas 12.12 Bersama Si Sulung Tercinta

 "Ibuuuu.... kapan-kapan beliin casing hape kayak punya Ayla yaa...."

"Ibuuuu... itu model tas yang dibawa jalan-jalan Nia kece, mau juga yang lebih bagus dari itu."

"Kalau sepatu yang model terbaru, yang bisa untuk dolan-dolan, belum pernah dibeliin kan, Bu?"

Eaaaa.... gini nih kalau punya anak wedok yang bentar lagi beranjak remaja. Meskipun saat ini baru mau masuk SMP, wawasannya tentang dunia 'permodelan' kok ya adaaaa... saja. Kalau pas ngumpul-ngumpul bareng teman-temannya yang rata-rata duduk di kelas lima hingga kelas tujuh, obrolan mereka kebanyakan kok ya mode-mode terkini. Hadeeehhh... seusiamu dulu Ibu masih utak-atik upil Nduk :)

Monday, September 14, 2015

Mengulik Lazada Showroom

Masih ingatkah postinganku tentang si sulung dan Samsung sebelumnya? 

Punya anak yang sudah mulai menginjak fase ABG di jaman yang penuh taburan gadget seperti sekarang ini, memang membuat kita tak bisa santai-santai lagi saat anak bertanya ini dan itu. Pertanyaan seputar gadget A, B dan C sudah mulai dilancarkan oleh sulungku. Bahkan dia sudah mampu melengkapi pertanyaannya dengan action buka-buka Lazada Showroom via komputer rumah.

"Bu, handphone yang paling bagus tuh apa sih? Sams*ng ya? "


Tuesday, August 25, 2015

Si Sulung dan Samsung


"Potret di sebelah sini, Bu... baguuusss..."

Begitulah sibuknya sulungku kalau lihat spot bagus saat sedang bepergian bersama. Sering males sih motretin dia. Ntar paling juga wajahnya nggak bakalan berubah kan, gitu gitu aja hahahaaa... *emak durhaka

Wednesday, December 31, 2014

Kado Hari Ibu dari Vivi

Re-post dengan beberapa penyesuaian

Ini bukan pertama kali saya memperoleh kado Hari Ibu dari Vivi. Meskipun tidak rutin tiap tahun, putri sulungku ini adaaaa saja kejutannya di hari-hari yang menurut dia istimewa.

Tepat pada tanggal 22 Desember 2014 timeline sosmed penuh sesak dengan ucapan Selamat Hari Ibu. Berbagai hadiah istimewa pun sukses diterima oleh banyak ibu di seluruh Nusantara melalui jasa pengiriman yang handal. Nah, saya justru membincang latahisme hari ibu itu di salah satu grup whatsapp.

Bahwa semua orang saling berucap selamat belum tentu esensi ucapannya itu dimengerti. Bahwa hari ibu itu ya everyday, setiap hari seiring dengan helaan napasnya saat mulai bangun tidur hingga hendak memejamkan mata lagi. Soalnya saya tidak pernah merasa spesial sih. Saya ini kan ibu yang biasa-biasa saja. Tiap hari ya mengurus keluarga dengan biasa saja, berangkat kerja, dan kemudian pulang ke rumah untuk mengurus keluarga lagi dengan cara yang biasa-biasa saja. What's so special in me then?

Hingga dua hari berikutnya saya mendapatkan ini dari Vivi, si hundred-million-words girl tercincaaahhh ;)

vivi08

Thursday, October 30, 2014

Sudah Pernah ke Bogor, Nak?



Sudah pernah ke Bogor Nak?

Itu yang saya tanyakan pada si sulung Vivi sepulangku dari kantor tanggal 24 Oktober yang lalu. Ada hal menarik di balik pertanyaan ini. Hanya saja masih saya simpan dalam hati, juga dengan sekuat daya upaya agar tidak tersenyum ataupun buru-buru membocorkan kabar gembira ini kepadanya.

Sunday, October 26, 2014

Si Kutu Buku Cintaku

Jarang berada di rumah bukan berarti saya tak pernah 'nonggo'.  Kadang karena satu dan lain hal saya 'terjebak' percakapan yang biasanya berakhir dengan 'no win-win solution' ;)

Apa coba itu percakapan koq pakai win-win solution segala? Agar lebih jelas berikut petikan percakapan saya dengan salah satu tetangga, saya namain Bu Karyo saja ya biar lebih aman. Nanti kalau sebut nama asli kasihan si ibu tersebut kalau tenar mengalahkan mbak princess yang cetar itu :)

Percakapan antara saya dan Bu Karyo


 Bu Karyo (BK) : Gimana sih bu agar Si Ogih (nama samaran juga), anak perempuan saya itu bisa seperti Vivi?
 Saya : Seperti Vivi yang seperti apa Bu?
 BK : Itu lho, Vivi kan senang sekali membaca. Kutu buku. Enggak nonton tipiiii mulu.
 Saya : Nah kalau Si Ogih nonton televisi terus, Bu Karyo ngapain donk?
BK : Ya rebutan remote tipi lah sama Ogih, Bu. Enak aja, saya kan tak mau ketinggalan sinetron paporit.

 Yaelah Bu Karyo, kirain Bu Karyo senang baca koran atau apa gitu. Ternyata setali tiga uang dengan putrinya :)